Rabu, 20 Oktober 2010

Service Sequences

sobat milis pernah mendengar service sequences..??
di dunia hospitality khususnya food & beverage service , kata sequences service atau urutan dari pelayanan adalah bagian tak terpisahkan yang diberikan kepada kita pada saat kita berada di suatu restaurant.
baiklah..,berikut saya akan sampaikan standart dan beberapa prosedure yang harus dilakukan  :


STANDART

Semua karyawan department F&B Service wajib mempelajari dan memahami langkah – langkah dasar dari service sequences dari mulai tamu datang hingga tamu meninggalkan Restaurant.

PROCEDURE

1. Mengucapkan salam kepada tamu. ( Selamat siang/malam/..Bp/Ibu )

2. Mengantar tamu ke meja yang sesuai.

3. Menarikan bangku tamu.

4. Mengatur meja tambahan bila jumlah tamu lebih banyak dari seating capacity.

5. Memberikan menu.

6. Mencatat pesanan minuman & makanan

7. Membacakan ulang pesanan dari tamu. ( repeating the order )

8. Mendistribusikan captain order sesuai dengan lembarannya.

9. Menyajikan minuman.

10. Magic Word ( contoh : “silakan menikmati steak anda” )

11. Mengeset alat makan sesuai dengan pesanan tamu.

12. Menyajikan makanan

13. Magic Word ( contoh : “silakan menikmati makan malam anda” )

14. Mengangkat makanan / piring kotor ( clearing up )

15. Membersihkan meja dari remah – remah makanan. ( crumbing down )

16. Menawarkan hidangan penutup atau tambahan minuman.

17. Mencatat pesanan makanan penutup atau tambahan minuman.

18. Membacakan ulang pesanan dari tamu.

19. Mendistribusikan captain order sesuai dengan lembarannya.

20. Mengeset alat makan sesuai dengan hidangan dessert yang dipesan.

21. Mengantarkan makanan penutup / minuman tambahan.

22. Mengantarkan bill bila diminta.

23. Jika pembayaran dilakukan dengan cash , jangan lupa hitung jumlah uang dihadapan tamu.

24. Antar bill kekasir dan segera antar kembaliannya.

25. Membantu tamu meninggalkan meja.

26. Salam kepada tamu dan Magic Word. ( contoh : “Selamat siang/malam..Bp/Ibu..terima kasih atas kunjungan anda” )

27. Mengeset ulang meja untuk dijual kembali.


Nah.sobat milis,sudahkah anda diperlakukan seperti urutan service diatas pada saat anda menyantap makanan di restaurant..??
ReadMore.. - Service Sequences

Selasa, 19 Oktober 2010

Gambaran Umum Table Manner










Sobat millis tentu pernah mendengar tentang Table Manner/tata krama di meja makan.
Table Manner sebenarnya banyak sekali aturan dasarnya tergantung dari formal ataupun tidaknya acara jamuan makan tersebut.
Disini saya akan sedikit berbagi mengenai Table Manner secara umum.
Sopan Santun di Meja Makan

Apabila roti yang dihidangkan, maka:
- Ambilah sebungkus mentega yang tersedia di dalam butter bowl di hadapan anda. Lalu buka bungkusnya dan letakkan di atas piring di sebelah kiri anda.
- Peganglah roti dengan tangan dan potong serta oleskan mentega dengan pisau mentega (butter knife). Makanlah roti tersebut dengan mempergunakan tangan (bukan pisau atau garpu).
- Roti hanya dipotong saat hendak di makan saja, hindari (karena kurang etis) memotong roti tersebut menjadi kecil-kecil kemudian diletakkan kembali di piring roti, diolesi mentega satu per satu baru di makan.
- Roti dapat dimakan baik sebelum hidangan disajikan maupun selama proses makan sedang berlangsung.

Menggunakan peralatan saat menikmati Appetizer
- Cara memegang sendok (tea spoon) dan garpu (oyster fork) seperti memegang pulpen untuk menulis.
- Makanan ditusuk menggunakan garpu dengan tangan kanan, kemudian masukkan ke mulut anda dalam posisi telentang.
- Makanan yang kental – cair disendok dengan tea spoon dan dimasukkan ke mulut. Apabila hidangannya terlalu cair maka penyendokannya dilakukan ke arah luar untuk menghindari jika terjadi tumpahan makanan tersebut tidak akan mengenai pakaian anda.
- Apabila anda telah selesai menikmati Appetizer, letakkan garpu dan sendok di atas piring tatakan dalam posisi telentang sejajar dengan tepi meja makan atau di tepi kanan dengan posisi seakan tegak lurus dengan tepi meja makan.

Menggunakan peralatan saat menikmati Soup
- Cara memegang sendok soup seperti memegang pulpen pada waktu menulis.
- Cara menyendok soup adalah ke arah luar untuk menghindari percikan atau tumpahannya mengotori pakaian anda. Kemudian masukkan perlahan-lahan sendok soup ke mulut anda dari arah samping kiri sendok, bukan dari arah depan.
- Apabila soup yang dihidangkan masih terlalu panas sabarlah menunggu sebentar. Jangan meniup-niup soup tadi di hadapan para tamu karena sikap tersebut kurang etis.
- Setelah selesai menikmati soup, sendok diletakkan di sebelah kanan piring tatakan mangkok soup dengan posisi tegak lurus dengan tepi meja makan atau di atas piring tadi pada bagian bawah sejajar dengan tepi meja makan dengan tangkai sendok berada di sebelah kanan.

Menikmati Hidangan Utama (Main Course)
- Pada waktu akan menikmati main course, posisi duduk harus tetap tegak, kedua siku tangan dirapatkan ke tubuh agar tidak mengganggu tamu di kiri kanan anda.
- Selama menunggu makanan yang belum tersaji secara lengkap ke dua tangan sebaiknya tidak bertumpu atau dilipat di atas meja makan.
- Tunggulah sejenak, jangan memulai makan sebelum tamu lainnya yang duduk semeja dengan anda mendapatkan hidangannya juga.
- Tunjukkan sikap bahwa anda menyenangi hidangan yang disajikan di hadapan anda, namun jangan juga tampak terlalu bersemangat menyantapnya.
- Mulailah memotong makanan yang paling dekat dengan tubuh anda. Jangan sekali-kali memotong makanan mulai dari yang paling jauh karena tidak etis, seakan khawatir makanan tersebut akan diminta oleh orang yang ada di hadapan kita.
- Apabila hidangan utama yang disajikan tidak anda sukai atau anda pantangi, waktu dihidangkan jangan menolaknya, namun anda juga tidak dipaksa untuk menyantapnya. Di waktu tamu lain menikmati makanan tersebut, anda potong kecil-kecil hidangan tadi seakan hidangan tersebut anda nikmati kemudian kumpulkan lagi di tengah-tengah piring makan.
- Apabila setelah selesai makan di piring anda masih tersisa makanan, kumpulkanlah sisa-sisa makanan tersebut dengan pisau dan garpu di tengah-tengah piring anda. Karena tidak etis, jangan mengaduk-aduk sisa makanan tersebut.
- Apabila anda belum selesai makan dan bermaksud hendak minum, bersihkanlah terlebih dahulu bibir anda dengan guest napkin (serbet) agar gelas tidak terkena minyak atau sisa makanan yang menempel di bibir anda.
- Setelah selesai menikmati semua hidangan main course, letakkan pisau dan garpu (cutlery) sesuai dengan tata cara yang telah disampaikan sebelumnya.

Menggunakan peralatan saat menikmati Dessert
- Cara memegang dessert spoon untuk menyantap hidangan yang berjenis krim adalah seperti memegang pensil disaat menulis.
- Tea spoon untuk menyantap hidangan fruits, seperti fruit salad; fruit knife / fork atau dessert knife / fork untuk menyantap buah-buahan yang masih utuh cara memegangnya seperti memegang raket tennis, dengan pisau di tangan kanan dan garpu di tangan kiri. Apabila selesai menikmati dessert, letakkan peralatan tadi seperti tata cara yang disampaikan sebelumnya.

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan:
- Pada saat anda menikmati makanan, usahakan tidak menimbulkan bunyi baik dari cutlery maupun piring makan dan waktu mengunyah makanan.
- Jangan menggunakan peralatan makan sebagai penunjuk arah.
- Apabila ada makanan yang terselip di sela-sela gigi anda, pergunakanlah tusuk gigi untuk mengeluarkannya. Jangan gunakan jari dan kuku anda.
- Jika ingin bersin, tutuplah mulut anda dengan guest napkin.
- Jangan bersendawa sampai mengeluarkan bunyi / terdengar orang lain.
- Jika minum teh atau kopi angkatlah cangkirnya saja dan minum tanpa mengeluarkan bunyi. Sendok yang tersedia bukan untuk minum tetapi hanya untuk mengaduk.
ReadMore.. - Gambaran Umum Table Manner

Senin, 11 Oktober 2010

Penilaian Dalam Wawancara

Hallo sobat millis....apabila sobat milis mempunyai tempat usaha atau dipercaya seseorang untuk menjalankan tempat usahanya dan kebetulan sobat millis sedang merekrut karyawan , berikut saya akan sampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan didalam mewawancarai calon karyawan.

Merekrut karyawan bukan hanya pintar, tetapi juga punya komitmen, jujur serta dapat bekerja sama.
Untuk mudahnya, penilaian karyawan pada saat wawancara meliputi 7C antara lain :

1.Capability, kemampuan nalar, kecerdasan, cara berpikir sistematis. Bisa tercermin dari nilai ijasah. Jika Anda mau merekrut seorang tenaga administrasi yang pintar, Anda mencari orang dengan satu kriteria, yakni kapabilitas yang tercermin dari nilai ijazah dan tes kemampuan. Selain pintar, Anda juga perlu karyawan yang kredibel. Itu berarti Anda harus menilai dari kriteria lainnya.

2.Capacity, kemampuan menangani masalah, menyelesaikan masalah/ konflik, menghadapi beban kerja yang tinggi/ stress, membuat prioritas. Jika capability bisa dicerminkan dari nilai ijazah dan tes kemampuan teknis, capacity tidak demikian. Jika melakukan wawancara dengan pelamar kerja, bisa menanyakan pengalaman mereka dalam berorganisasi, dalam menangani banyak masalah di rumah dan di sekolah atau di tempat kerja sebelumnya. Kemampuan mereka menghadapi banyak masalah mencerminkan kapasitasnya yang baik.

3.Character, watak, hal-hal yang menyangkut sikap, sopan-santun, cara mengendalikan emosi. Character umumnya dipengaruhi oleh nilai-nilai yang tertanam di lingkungan keluarga dan pergaulan. Dengan karakter yang berbeda seorang karyawan akan memiliki kecocokan dalam bidang kerja tertentu.

4.Credibility, kredibilitas, sikap dapat dipercaya, bisa mengemban tugas yang telah diperintahkan dengan baik. Orang-orang yang kredibel bisa dilihat dari cerita mereka ketika menjalankan perintah guru, atasan, atau orang tua. Anda bisa menanyakan ke calon karyawan mengenai pengalamannya dalam melakukan tugas berat yang diperintahkan oleh orang lain.

5.Comitment (komitmen), kesungguhan menyelesaikan tugas, keinginan untuk memajukan perusahaan. Siapa pun pasti membutuhkan karyawan yang bukan hanya  pintar dan jujur, tetapi juga memiliki komitmen untuk memajukan perusahaan.

6.Creativity, kreatif dalam menyelesaikan tugas sehingga lebih efisien dan efektif.

7.Compatibility, kemampuan bekerja sama dengan orang lain. Sering terjadi, kita merasa mendapatkan karyawan yang memenuhi 6 kriteria sebelumnya. Ketika karyawan tersebut bekerja dalam sebuah tim, baru ketahuan bahwa ia sering mau menang sendiri. Oleh karena itu, kita membutuhkan karyawan yang mampu bekerja sama dengan karyawan lain, dengan bawahan, dengan pimpinan, dengan mitra usaha.
ReadMore.. - Penilaian Dalam Wawancara

Rabu, 29 September 2010

Tentang Restaurant

Banyak orang berpendapat bahwa menjalankan bisnis restoran itu mudah dan cepat mendatangkan keuntungan, sebenarnya pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar, tapi juga tidak salah.
Seperti halnya bisnis lainnya, dalam mengelola bisnis restoran diperlukan sistem dan prosedur yang benar, serta fungsi kontrol (kontrol terhadap mutu makanan/ minuman, pelayanan dan produksi, kontrol sumber daya manusia). Tanpa fungsi kontrol yang baik, maka sebaik apapun sistem dan prosedur yang dijalankan, restoran bisa jadi ”asal jalan” yang pada akhirnya akan berdampak pada tutupnya restoran tersebut.



Mengapa sering terjadi restoran hanya beroperasi satu tahun atau dua tahun kemudian tutup?
Problem utama perusahaan (restoran) tersebut adalah manajemen pengelolaannya yang tidak terkontrol dengan baik, karyawan restoran sering kali hanya bekerja baik bila dilihat oleh atasannya.

Menjadi seorang Restaurant Manager bisa jadi sangat menarik dan sekaligus merupakan tantangan. Diperlukan pengorbanan, kemampuan berorganisasi, dan kerja keras untuk keberhasilan sebuah operasi restoran. Seorang Restaurant Manager selalu tertantang untuk menjadi kreatif dan inovatif, karena tuntutan konsumen yang terus berubah dan kompetitor yang terus bermunculan.
Mengerti tentang bagaimana cara menempatkan sumber-sumber (sumber dana, sumber daya dan sumber daya manusia) yang tepat guna, akan membantu keberhasilan dan berkembangnya sebuah usaha restoran, bahkan akan membawa keuntungan yang lebih besar. Kalau ada restoran yang gagal atau belum berhasil, masalahnya pasti timbul dari dalam (internal problem) seperti sumber daya manusia (sdm) yang kurang berkualitas atau kurang pembinaan untuk menjadi berkualitas, baik dalam pengolahan produk, penerapan standar pelayanan sampai tidak berfungsinya bagian administrasi sebagai alat kontrol perusahaan.

Hal hal yang harus diperhatikan dalam mengelola restoran

Pastikan karyawan anda mengetahui apa harapan anda (owner). Jelaskan dan beritahukan akan deskripsi kerja setiap karyawan pada saat karyawan mulai bekerja. Peraturan perusahaan, harus diketahui oleh semua karyawan, tentang tata cara operasional restoran yang baik dan benar.
Buatlah ketentuan dan tata tertib tentang tata cara pengolahan menu, standar resep, pengaturan waktu dan hal-hal lain tentang penugasan karyawan pada bidangnya masing-masing, termasuk aspek pelayanan kepada tamu.

Rapat/pertemuan rutin dengan Chef, dan semua kepala bagian terkait untuk, membicarakan problem, saran-saran dan hal-hal lain untuk kemajuan restoran perlu dilakukan. Buatlah standar kerja yang efisien dan bermanfaat, sehingga setiap orang menyadari akan pentingnya produktivitas dan kualitas kerja yang baik. Membangun moral karyawan adalah menjadi syarat mutlak, jika ada karyawan yang kurang menghargai atau tidak menghormati akan norma-norma bekerja, pasti orang tersebut akan memberi dampak buruk pada perusahaan bisnis restoran.

Hindari sikap tinggi hati kepada karyawan, hargai bahwa mereka adalah bagian dari tim kerja anda. Motivasi mereka melalui briefing atau training secara berkala.

Berikan penghargaan, insentif dan tanda lainnya sebagai bentuk apresiasi pada hasil kerja. Buatlah kotak saran, agar karyawan dapat menyampaikan usulan atau pendapat untuk perbaikan perusahaan.
Pastikan pelanggan anda puas pada saat kunjungan ke restoran anda, kalau pelanggan puas dengan mutu makanan, mutu pelayanan dan suasana restoran serta harga di restoran anda, maka pada umumnya mereka akan kembali ke restoran anda dan tentu akan membawa orang lain, baik keluarganya maupun relasinya, yang pada akhirnya restoran berjalan baik.

Ciptakan suasana yang menyenangkan, Arahkan karyawan untuk menghargai tamu-tamu yang datang; berikan pelayanan yang ramah, mutu makanan yang baik sesuai pesanan, Semuanya itu akan memberikan kepuasan kepada tamu-tamu yang datang ke restoran anda. Anda juga bisa meminta tamu mengisi kartu kuesioner (guest comment ) sebagai masukan bagi anda, yang tentunya penting untuk kunjungan – kunjungan berikutnya.
ReadMore.. - Tentang Restaurant

Jumat, 17 September 2010

Hobi Belanja = Hobi Nonton BF

Berbelanja bisa jadi merupakan kegiatan favorit terutama bagi kaum perempuan. Studi terbaru menunjukkan bahwa belanja bisa memiliki efek yang sama seperti menonton film porno yakni sama-sama merangsang otak seperti gairah seks.

Peneliti menemukan bahwa pada saat berbelanja dengan berbagai macam diskon atau promosi ternyata memicu timbulnya respons mental yang mirip dengan gairah seksual.

Ilmuwan dari University of Westminster melibatkan 50 orang partisipan dalam penelitian ini. Partisipan dimonitor gerakan mata dan respons emosionalnya terhadap produk tertentu. Hasil monitoring ini dinilai dengan menggunakan skala satu hingga sepuluh.

Nilai yang paling tinggi, yakni sepuluh setara dengan kondisi trauma parah dan bisa berbahaya. Tapi jika memiliki nilai lima hingga tujuh, maka respons yang keluar adalah kegembiraan tubuh seperti melihat gambar erotis atau pornografi.

Pembeli atau konsumen yang melihat penawaran khusus pada produk favoritnya misalnya kupon hadiah tertentu atau membeli satu dapat dua, bereaksi seolah-olah sedang menonton pornografi atau gambar erotis.

Survei menunjukkan beberapa promosi atau diskon memberikan nilai 5,8 pada konsumen, termasuk membeli sesuatu dan berhadiah barang lainnya.

Para ahli pemasaran mempercayai bahwa pembeli rata-rata membuat keputusan apakah jadi membeli suatu barang atau tidak hanya dalam waktu dua detik setelah ia melihat ada sebuah penawaran yang menonjol.

Hasil penelitian ini memang masih termasuk langkah awal dan belum sepenuhnya lengkap, namun hasil ini telah terungkap dalam jurnal The Grocer. Karenanya masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengapa kondisi tersebut bisa terjadi.

"Penelitian ini masih terlalu dini, tetapi hasil ini menunjukkan adanya hubungan antara respons emosional yang tinggi dengan meningkatnya jumlah penjualan," ungkap Colin Harper of the Institute
ReadMore.. - Hobi Belanja = Hobi Nonton BF

Kamis, 09 September 2010

Reservasi

Hallo sobat milis....
kali ini saya akan kembali berbagi sedikit pengetahuan yang saya punya melalui blog yang saya miliki ini.
Kalau dari judul yang saya tulis tentu sobat milis sudah nggak asing lagi...Reservasi / Pemesanan.
Di dunia Hospitality seperti yang sampai saat ini masih saya geluti kata reservasi serasa sangat lekat sekali di telinga, karena dengan adanya banyak reservasi tentu tempat (hotel/restauran) kita bekerja bisa dipastikan akan tetap eksis dalam menghadapi persaingan dengan kompetitor yang sejenis dengan tempat kita bekerja.
Yang akan saya sampaikan disini adalah bagaimana standar dan prosedur didalam menerima sebuah reservasi dari tamu/customer.

STANDARD
Semua service staff wajib mempelajari dan memahami bagaimana cara menerima dan mencatat reservasi dalam reservation book/ buku reservasi
PROCEDURE

  • Semua staff service yang menerima reservasi wajib melayani dengan ramah , sopan dan informatif
  • Semua resrvasi yang diterima baik melalui telephon maupun walk-in wajib dicatat dalam reservation book yang berisi :  
  1. Nama Perusahaan
  2. Nama Pemesan
  3. Nomor Telepon / fax
  4. Tanggal Penggunaan
  5. Jam Penggunaan
  6. Ruang / tempat yang akan digunakan
  7. Menu yang dipilih
  • Setiap point wajib dibacakan ulang secara detail untuk mencegah adanya kekurangan dan kesalahpahaman.
  • Apabila reservasi sudah dilengkapi dengan pemesanan menu , sampaikan kepada tamu tentang prosedur down payment yang berlaku.
  • Saat tamu selesai membuat reservasi , jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih.
  • Seandainya pada hari yang diinginkan tamu ternyata tempat sudah penuh , mohon maaf dan tawarkan alternative hari yang lain.
  • Pada hari yang sudah ditentukan dalam satu jam tidak ada yang hadir , supervisor wajib menghubungi nomor telephon yang tertera untuk melakukan tindakan selanjutnya



    ReadMore.. - Reservasi

    Rabu, 08 September 2010

    Etos Hospitality

    Pada postingan saya kali ini saya akan berbagi sedikit tentang materi yang sering saya pergunakan pada saat saya melakukan training terhadap karyawan baru , khususnya karyawan yang bekerja di dunia Hospitality seperti Hotel dan Restaurant.
    Pertama tama saya akan menyampaikan tentang dekadensi/kemunduran disiplin kerja.
    Disiplin kerja merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menciptakan suatu system kerja yang harmonis.


     Beberapa sumber dekadensi disiplin kerja antara lain :
    1. Karyawan yang umumnya sudah bekerja lebih dari 5 tahun
    2. Karyawan yang gagal dalam mendapatkan promosi jabatan.
    3. Karyawan yang menganggap dirinya sudah senior.
    4. Karyawan yang frustasi dan selalu mencurigai setiap kebijakan manajemen.
    5. Karyawan yang merasa jadi raja dan over convidence bahwa tanpa dirinya perusahaan akan mengalami kesulitan.
    6. Karyawan yang mempunyai masalah rumah tangga / ekonomi yang berkepanjangan.
    7. karyawan yang dalam lingkungan kerja merasa superior ( ras , pendidikan , organisasi , dan suku )

    Keberhasilan didalam industri jasa seperti  Hotel , Restaurant , CafĂ© dsb sangat ditentukan dari segi pelayanan atau service yang diberikan oleh staffnya , terutama yang berada di Departement Front of The House. ( Waiter , Bartender , Receptionist , Room Boy Dll.)
    Untuk itu perlu diperhatikan oleh mereka beberapa hal berikut ini :
    • Penampilan yang bersih dan rapi ( Well groomed )
    • Tingkah laku atau etiket ( etiquette ) yang baik & sopan
    • Kebersihan diri. ( personal hygiene )

    Grooming & Appearance

    • Selalu memakai uniform ( seragam ) yang bersih dan rapi serta komplit.
    • Rambut selalu disisir rapi ( untuk pria dipotong pendek , untuk wanita diikat kebelakang )
    • Tidak boleh berkumis dan berjambang bagi pria.
    • Wajib memakai make-up yang soft bagi wanita.
    • Memakai deodorant / parfum yang beraroma lembut.
    • Tidak memakai aksesoris yang berlebihan ( kalung , gelang , cincin )
    • Hanya diperbolehkan memakai cincin kawin.
    • Pria tidak boleh beranting – anting.
    • Kuku bersih dan pendek.
    • Bagi wanita tidak boleh memakai pewarna kuku ( nail polish )

    Behavior / Etiquette

    Ditempat anda bekerja , anggaplah anda bekerja dirumah sendiri yang perlu anda jaga dan rawat dengan sebaik – baiknya ( sense of belonging ).
    Setiap tamu yang datang ketempat anda bekerja harus dilayani atau diperlakukan sebagai tamu yang baik dirumah anda sendiri. Buat mereka merasa nyaman , puas dan terlayani segala kebutuhan mereka, gunakan kata – kata yang lembut dan menyejukan hati seperti :  please , thank you , exeusme.
    Tidak diperkenankan menggunakan bahasa jawa kepada tamu , dan kita harus berdiri tegak dalam menanti tamu ( stand up straight ).
    Tidak diperbolehkan bersandar , membuka sepatu , menyilangkan kaki , batuk & bersin tanpa ditutup , tertawa & berbicara terlalu keras , menguap , dan tindakan – tindakan tidak sopan lainnya.
    Selalu siaga dalam melihat permasalahan atau kebutuhan tamu ( trouble shooting ) seperti :  butuh asbak , toothspick , korek api.

    Berikut langkah – langkah pelayanan yang baik kepada tamu ( steps of sense )
    • Sambut tamu dengan senyum yang hangat & wajar , ucapkan selamat pagi , siang , malam bapak / ibu….
    • Apabila anda sudah mengenal tamu tersebut atau tamu langganan kita , bisa dipanggil dengan nama tamu tersebut. Dan cari tahu nama tamu tersebut apabila sudah sering dating ( reporter guest )
    • Antar tamu tersebut ke meja yang diinginkan ( escort the guest )
    • Berikan buku menu dari sebelah kanan tamu.
    • Mencatat di captain order semua pesanan tamu.
    • Diulang sekali lagi pemesanan tersebut , ditanyakan lagi mungkin ada tambahan order dan suggest makanan atau minuman favorit kita.
    • Service segala dishes dari sebelah kanan tamu.
    • Service minuman terlebih dahulu , gunakan coaster untuk minuman dingin.
    • Tetap berdiri tegak dan perhatian kepada tamu.
    • Clear up segala cutleries dan plates serta gelas.
    • Tawarkan minuman pada saat ¼ gelas.
    • Tawarkan dessert sebagai hidangan penutup.
    • Berikan bill dengan menggunakan bill tray atau bill map.
    • Berikan uang kembalian dengan bill tray.
    • Ucapkan terima kasih dengan mengharap mereka datang lagi.

    Apabila didalam pelayanan terdapat complaint , tetaplah tersenyum dan dengarkan dengan rasa tenang sampai tamu selesai bicara. Dan ucapkan maaf atas apa yang terjadi dan terima kasih atas segala perhatian tamu tersebut. Jangan mengkritik kesalahan mereka atau apa yang mereka pakai ( pakaian ). Jangan menjawab dengan kata “ tidak tahu / kurang tahu ” tetapi ganti dengan “ coba saya check dulu , mungkin atasan saya lebih tahu ”  dsb.

    Camkan selalu : bahwa tamu adalah penting untuk bisnis kita , bahwa tamu tidak tergantung kepada kita , tapi kita tergantung dari tamu , bahwa tamu bukanlah bagian lain dari usaha kita tapi merupakan bagian dari kita.


    Personal Hygiene

    Kita semua membawa bakteri dari luar atau di dalam tubuh kita. Bakteri ini dapat terbawa didalam makanan dan minuman, dimana bakteri ini dapat menyebabkan tamu dan karyawan sakit. Dengan bekerja yang sehat dan bersih selalu dapat menjauhkan kita dari sakit.
    Beritahukan supervisor anda apabila anda sakit. Apabila anda mempunyai luka atau infeksi,anda akan dipindah sementara ke bagian yang tidak berhubungan dengan makanan & minuman.

    Dasar – dasar kebersihan diri :
    • Cuci tangan anda sebelum bekerja dan sesudah dari rest room dengan sabun dan air yang bersih.
    • Tutuplah luka anda
    • Jangan bersin & batuk di dekat makanan , selalu tutup dengan tangan atau tissue
    • Kuku selalu bersih & pendek.
    • Selalu mandi sebelum bekerja.
    • Seragam selalu bersih dan rapi.
    • Tidak menggunakan pewarna kuku ( nail polish )

    Kerangka Menu Modern ( Skleton Menu )

    • Appetiezer ( Hot & Cold )
    • Soup ( Clear & Cream )
    • Main Course ( Meats , Fishes , Poultry,etc)
    • Dessert
    • Coffee or Tea

    Restaurant preoperation ( Mise enplace )

    • Bersihkan semua glass , cutleries , plates.
    • Bersihkan semua meja , kursi.
    • Check par stock / persediaan equipments di side stand.
    • Persiapkan menu untuk special to day
    • Bersihkan area dari botol dan & krat kosong.
    • Check segala menu yang sold out.
    • Check tray yang ada di setiap station.
    • Check computer , telpon apabila rusak segera laporkan ke engineering Dept.
    • Siap menerima tamu.

    Service Manual

    • Cutleries & gelas selalu dibawa dengan tray
    • Gelas tidak boleh ada bekas tangan ( finger prints )
    • Service minuman dari arah kanan
    • Suggest lagi apabila minuman tinggal ¼ gelas.
    • Makanan selalu dibawa dengan tray ke side stand
    • Makanan disajikan dari arah kanan.
    • Condiments ( chilli , tomato ) diberikan ke sauce boat dengan side plate.
    • Tabasco diberikan didalam botolnya dengan side plate
    • Mengganti ashtray yang kotor dan tidak lebih dari 3 puntung.
    • Clear up gelas & botol selalu continue tidak lebih dari 3 menit setelah kosong.
    • Tawarkan dengan menu / drink list baru ( selling up )
    • Berikan bill dan uang kembalian ( small change ) dengan bill map / bill tray
    • Selalu ucapkan terima kasih dan berharap mereka puas dan akan datang lagi.


    ReadMore.. - Etos Hospitality